Andi Taufan Garuda Putra: Dari Ciseng, Ia Menjahit Mimpi Ekonomi Rakyat Kecil
Sumber IG @garudaputra Di sebuah sudut desa di Bogor, tepatnya di daerah bernama Ciseng, pernah ada satu pemandangan yang terus tertinggal di kepala seorang anak laki-laki bernama Andi Taufan Garuda Putra. Setiap pagi, ia melihat ibu-ibu berangkat ke pasar dengan langkah yang tidak tergesa tapi juga tidak santai. Mereka bukan sekadar berdagang, tapi berjuang menjual sayur, gorengan, beras eceran, atau apa saja yang bisa jadi uang untuk sekadar menyambung hidup hari itu. Taufan tumbuh dekat dengan cerita-cerita tentang uang yang serba pas-pasan, tentang pinjaman kecil untuk modal usaha yang bunganya mencekik, tentang para pedagang kecil yang tidak pernah “layak” di mata bank. Karena bagi bank, mereka itu angka yang rumit: tak punya slip gaji, tak punya jaminan, tak punya catatan kredit. Padahal yang mereka punya: kemauan bekerja keras. Seiring waktu, Taufan pergi dari Ciseng. Ia sekolah, tumbuh, lalu kuliah di ITB. Hidup membawanya ke ruang-ruang yang berbeda: kelas strategi bisnis, pro...








